Home » » Mengintip Kecanggihan Mobil Polisi Indonesia (Mobil ini memiliki spesifikasi yang tidak kalah canggih dengan mobil polisi di luar negeri)

Mengintip Kecanggihan Mobil Polisi Indonesia (Mobil ini memiliki spesifikasi yang tidak kalah canggih dengan mobil polisi di luar negeri)



VIVAnews- Kecanggihan kendaraan bermotor khususnya roda empat memegang peran penting bagi Kepolisian untuk menjalankan tugasnya, seperti mengejar penjahat ataupun melakukan patroli di jalan raya.
Bahkan, untuk mendukung pekerjaan mereka, di beberapa negara, terutama di Eropa dan Amerika telah melengkapi korps polisinya dengan mobil bertenaga tinggi, super cepat, dan mahal.

Lalu bagaimana dengan kecanggihan mobil polisi Indonesia? Barangkali kita boleh sedikit berbangga, sebab mobil polisi Indonesia memiliki spesifikasi yang tidak kalah canggih dengan mobil polisi di luar negeri. Salah satunya Mitsubishi Galant, bahkan tipe mobil Mitsubishi Galant yang dimiliki kepolisian Indonesia  adalah V6-Single Turbocharge.

Mitsubishi Galant adalah salah satu barang produksi dari perusahaan otomotif raksasa dunia asal Jepang,  Mitsubishi Motors.  Mobil ini pertama kali diproduksi pada 1969. Nama Galant sendiri berasal dari bahasa Perancis yang artinya 'sopan'.

Mobil ini memiliki spesifikasi mesin V6, mesin mobil memiliki enam silinder yang keseluruhannya dipasang di dua bak mesin, masing-masing berisi tiga silinder. Kedua bak tersebut terpasang miring pada sudut sehingga membentuk seperti huruf ‘V’.

Mesin ini juga dilengkapi dengan enam buah piston. Sebenarnya, kombinasi mesin seperti ini merupakan kombinasi paling umum yang sering ditemukan di mobil-mobil zaman modern. Mitsubishi Galant termasuk jenis mobil sedan.

Pada awal kemunculannya, kehadiran mobil ini banyak diremehkan karena kapasitas mobil  yang tergolong rendah. Hanya memiliki empat silinder dengan kapasitas 2,4 liter. Kekuatan yang dihasilkan pun cenderung lemah, hanya menghasilkan 160 HP (Horse Power) atau tenaga kuda.

Namun, itu semua hanya terjadi pada Mitsubishi Galant masa lalu. Mitsubishi Galant kini, seperti yang digunakan oleh kepolisian Indonesia, memiliki kapasitas 3,0 liter dengan tenaga kuda sebanyak 402 HP. Lebih kencang daripada mobil Ferrari Modena yang hanya berkekuatan 396 HP.

Selain Mitsubishi Galant, mobil polisi Indonesia lain yang tidak kalah mewah adalah Mazda 6. Mobil yang dibandrol Rp485 juta (on the road),  memiliki desain yang cukup mewah dan garang. Dengan tampilan grill depan baru whingship di antara logo Mazda, meninggalkan desain grill sarang tawon pada model ini sebelumnya.

Tampilan sporty makin kental dengan velg alloy 17 inci yang juga mendapat sentuhan perubahan. Velg baru ini, memiliki bobot yang lebih ringan 9,65 kilogram. Tambahan lain adalah aplikasi Adaptive Front Lighting (AFS) yang membantu pencahayaan lampu depan serta perbaikan sistem suspensi yang mampu mereduksi getaran mobil mesti tengah berjalan pada lintasan yang tidak rata.

Sedangkan mesin yang diusung mobil ini, yakni mesin MZR 2,5 liter, inline four, DOHC, 16 valve, dengan teknologi sequential-valve-timing (S-VT). Mesin ini menghasilkan tenaga 167 hp dengan torsi 226 Nm. Mobil yang memiliki 2.500 cc ini, diharapkan mampu mempermudah tugas polisi menangkap penjahat atau pun pengendara yang ugal-ugalan di jalan raya.

Terakhir mobil polisi yang bisa dibanggakan dari segi kecanggihan yakni, SUV Toyota Fortuner. Dengan fitur yang serba mewah, mobil ini memiliki sistem audio yang terkoneksi dengan bluetooth,  dan juga pengaturan kursi elektrik  serta tombol audio di stir.

Sementara urusan mesin, Toyota Fortuner masih akan mengandalkan mesin bensin berkapasitas 2.7 liternya. Tapi khusus untuk diesel, akan ada mesin baru berkapasitas 2.5 liter berteknologi variabel nozzel turbo (VNT) intercooler seperti Toyota Hilux.

“Biasanya ketiga jenis mobil ini lebih sering digunakan untuk patroli di jalan tol dan mengawal para tamu VIP dan VVIP. Sebab, kedua tugas itu memerlukan mobil dengan kecepatan tinggi,” ujar Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi M Jazari saat dihubungi VIVAnews.com di Jakarta, Senin 1 Juli 2011. (umi)

© VIVA.co.id

0 komentar:

Poskan Komentar