0 CONTOH PEMBUATAN KARTU UCAPAN IDUL FITRI DAN NATAL POLRES TELUK BINTUNI



Berikut ini saya tampilkan beberapa Desain Kartu Ucapan Idul Fitri dan Natal yang saya buat selama saya bertugas di Polres Teluk Bintuni. Mudah-mudahan dapat menjadi Inspirasi bagi rekan-rekan lain.
Mohon maaf bila Desainnya biasa saja / Kurang bagus. Saya hanya ingin mencoba berbagi.

  • KARTU UCAPAN NATAL TAHUN 2012
Kartu Ucapan Natal 2012 dan Tahun Baru 2013 Polres Teluk Bintuni
Lembar Depan

Desain Kartu Ucapan Natal 2012 dan Tahun Baru 2013 Polres Teluk Bintuni Halaman dalam Desain 1
Lembar Dalam Desain Pertama

Desain Kartu Ucapan Natal 2012 dan Tahun Baru 2013 Polres Teluk Bintuni Halaman dalam Desain 2
Lembar Dalam Desain Kedua

  • KARTU UCAPAN IDUL FITRI TAHUN 2013 (KAPOLRES DAN WAKAPOLRES) 
Desain Kartu Ucapan Idul Fitri 1434 H Kapolres Teluk Bintuni Hal depan
Desain Kartu Ucapan Idul Fitri 1434 H Kapolres Teluk Bintuni Hal depan

Desain Kartu Ucapan Idul Fitri 1434 H Kapolres Teluk Bintuni Hal Dalam
Desain Kartu Ucapan Idul Fitri 1434 H Kapolres Teluk Bintuni Hal Dalam

Desain Kartu Ucapan Idul Fitri 1434 H Wakapolres Teluk Bintuni Hal depan
Desain Kartu Ucapan Idul Fitri 1434 H Wakapolres Teluk Bintuni Hal depan

Desain Kartu Ucapan Idul Fitri 1434 H Wakapolres Teluk Bintuni Hal dalam
Desain Kartu Ucapan Idul Fitri 1434 H Wakapolres Teluk Bintuni Hal dalam


0 CONTOH SPANDUK DARI POLRES TELUK BINTUNI



Berikut ini saya tampilkan beberapa Desain Spanduk/Baliho yang saya buat selama saya bertugas di Polres Teluk Bintuni. Mudah-mudahan dapat menjadi Inspirasi bagi rekan-rekan lain.
Mohon maaf bila Desainnya biasa saja / Kurang bagus. Saya hanya ingin mencoba berbagi.
  • SPANDUK KUNJUNGAN KAPOLDA PAPUA DI POLRES TELUK BINTUNI
Spanduk Selamat Datang Kapolda Papua
Spanduk Selamat Datang Kapolda Papua

Spanduk Selamat Jalan Kapolda Papua
Spanduk Selamat Jalan Kapolda Papua

Spanduk Selamat Datang Kapolda Papua di Lokasi Pembangunan Mako Baru
Spanduk Selamat Datang Kapolda Papua di Lokasi Pembangunan Mako Baru

Spanduk Selamat Jalan Kapolda Papua
Spanduk Selamat Jalan Kapolda Papua

Spanduk Selamat Datang Kapolda Papua di Kabupaten Teluk Bintuni
Spanduk Selamat Datang Kapolda Papua di Kabupaten Teluk Bintuni

Spanduk Selamat Datang Kapolda Papua di Polres Teluk Bintuni
Spanduk Selamat Datang Kapolda Papua di Polres Teluk Bintuni

Spanduk Tatap Muka Kapolda Papua di Polres Teluk Bintuni
Spanduk Tatap Muka Kapolda Papua di Polres Teluk Bintuni
  • BALIHO TATAP MUKA KAPOLDA PAPUA DI POLRES TELUK BINTUNI
  • BALIHO HUT RI KE 67 POLRES TELUK BINTUNI
Baliho Ucapan HUT RI ke 67 Polres Teluk Bintuni dan Tema HUT RI ke 67
  • SPANDUK HUT BHAYANGKARA KE 67 POLRES TELUK BINTUNI
SPANDUK HUT BHAYANGKARA KE 67 POLRES TELUK BINTUNI DAN TEMA

  • SPANDUK HUT RI KE 68 POLRES TELUK BINTUNI
Spanduk HUT RI ke 68 Polres Teluk Bintuni
  • SPANDUK SYUKURAN HUT BHAYANGKARA KE 67 POLRES TELUK BINTUNI
Spanduk Acara Syukuran Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke 67 Tahun 2013 Polres Teluk Bintuni

  • SPANDUK IDUL FITRI 1434 H POLRES TELUK BINTUNI DAN BHAYANGKARI
Minal Aidin Wal Faidin


0 PERKAP NO 05 TAHUN 2013 TENTANG TUNJANGAN PULAU DAN PERBATASAN



Peraturan Kapolri Nomor 05 Tahun 2013 tentang Tunjangan Pulau dan Perbatasan dapat anda Download DISINI.


0 PERKAP NO 04 TAHUN 2013 TENTANG PENGADAAN CPNS POLRI



Peraturan Kapolri Nomor 04 Tahun 2013 tentang Pengadaan CPNS Polri dapat anda Download DISINI.


0 PERKAP NO 03 TAHUN 2013 TENTANG PEMAKAMAN ANGGOTA ATAU PURNAWIRAWAN



Peraturan Kapolri Nomor 03 Tahun 2013 tentang Pemakaman Anggota atau Purnawirawan dapat anda Download DISINI.


0 PERKAP NO 01 TH 2013 PENUGASAN LUAR STRUKTUR



Peraturan Kapolri Nomor 01 Tahun 2013 tentang Penugasan Luar Struktur dapat anda Download DISINI.


0 PERKAP NO 02 TH 2013 TENTANG SPIP DI LINGKUNGAN POLRI



Peraturan Kapolri Nomor 02 Tahun 2013 tentang SPIP di Lingkungan Polri dapat anda Download DISINI.


0 Daftar Nama kecamatan dan desa di Kabupaten Teluk Bintuni



Daftar Nama kecamatan dan desa di Kabupaten Teluk Bintuni
Kali ini akan di bahas daftar nama kecamatan/Distrik  serta Desa/Kelurahan yang berada di Teritori Kabupaten Teluk Bintuni , Papua Barat, masih tetap menggunakan dokumen sumber yang sama seperi artikel dengan kategori yang sama pada  Artikel dengan pembahasan sama di beberapa kabupaten lain. Dan ditambah dengan beberapa sumber lain sebagai pelengkap. serta di lengkapi dengan kode pos baru untuk tiap-tiap kecamatan /distrik. Adapun Kabupaten Teluk Bintuni  terdiri dari 24 Distrik/Kecamatan. Berikut  akan dirincikan beserta desa yang berada di tiap-tiap distrik di maksud, silahkan di simak !!!

1. Kecamatan Bintuni
Kecamatan ini terdiri dari 8 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98364, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98551, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Kelurahan Bintuni Timur
-  Kelurahan Bintuni Barat
-  Desa / kampung Tuasai
-  Desa / kampung Argosigemerai
-  Desa / kampung Beimes
-  Desa / kampung Iguriji
-  Desa / kampung Masina
-  Desa / kampung Wesiri

2. Kecamatan Manimeri
Kecamatan ini terdiri dari 6 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98364, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98552, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Bumi Saniari
-  Desa / kampung Banjar Ausoy
-  Desa / kampung Waraitama
-  Desa / kampung Atibo Manimeri
-  Desa / kampung Pasamai
-  Desa / kampung Korano Jaya

3. Kecamatan Dataran Baimes
Kecamatan ini terdiri dari 6 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98365, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98553, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Horna
-  Desa / kampung Cumnaji
-  Desa / kampung Menci
-  Desa / kampung Sir
-  Desa / kampung Huss
-  Desa / kampung Ugdohop

4. Kecamatan Tuhiba
Kecamatan ini terdiri dari 5 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98365, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98554, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Tuhiba
-  Desa / kampung Tisaida
-  Desa / kampung Kucir
-  Desa / kampung Sibena Raya
-  Desa / kampung Sibena Permai

5. Kecamatan Tembuni
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98364, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98555, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Tembuni
-  Desa / kampung Mogoi Baru
-  Desa / kampung Araisum
-  Desa / kampung Bangun Mulya

6. Kecamatan Weriagar
Kecamatan ini terdiri dari 5 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98365, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98556, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Weriagar
-  Desa / kampung Mogotira
-  Desa / kampung Weriagar Baru
-  Desa / kampung Weriagar Utara
-  Desa / kampung Tuanaikin

7. Kecamatan Tomu
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98365, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98557, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Sebyar Rejosasi
-  Desa / kampung Tomu
-  Desa / kampung Taroy
-  Desa / kampung Ekam


8. Kecamatan Aranday
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98365, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98558, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Aranday
-  Desa / kampung kampung Baru
-  Desa / kampung Kecap
-  Desa / kampung Manunggal Karya

9. Kecamatan Kamundan
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98365, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98559, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Kalitami I
-  Desa / kampung kalitami II
-  Desa / kampung Kenara
-  Desa / kampung Bibiram

10. Kecamatan Merdey
Kecamatan ini terdiri dari 9 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98373, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98561, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Merdey
-  Desa / kampung Meryeb
-  Desa / kampung Meyom
-  Desa / kampung Menggerba
-  Desa / kampung Anajero
-  Desa / kampung Mogromus
-  Desa / kampung Morombuy
-  Desa / kampung Mekiesefed
-  Desa / kampung Meyetga

11. Kecamatan biscoop
Kecamatan ini terdiri dari 7 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98373, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98562, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Jahabra
-  Desa / kampung Ibori
-  Desa / kampung Menyembru
-  Desa / kampung Meyorga
-  Desa / kampung Laudoho
-  Desa / kampung Eniba
-  Desa / kampung Mowitka

12. Kecamatan Masyeta
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98373, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98563, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Masyeta
-  Desa / kampung Mestofu
-  Desa / kampung Kalibiru
-  Desa / kampung Mesomda

13. Kecamatan Meyado
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98373, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98564, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Meyado
-  Desa / kampung Barma
-  Desa / kampung Barma Baru
-  Desa / kampung Vasco Damneen

14. Kecamatan Moskona Selatan
Kecamatan ini terdiri dari 5 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98373, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98565, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Jagiro
-  Desa / kampung Mayenda
-  Desa / kampung Rawara
-  Desa / kampung Barma Barat
-  Desa / kampung Inggof

15. Kecamatan Moskona Barat
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98365, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98566, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Meyerga
-  Desa / kampung Macok
-  Desa / kampung Istiwkem
-  Desa / kampung Majnic

16. Kecamatan Moskona Utara
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98373, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98567, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Moyeba
-  Desa / kampung Merestim
-  Desa / kampung Inofina
-  Desa / kampung Mosum

17. Kecamatan Moskona Timur
Kecamatan ini terdiri dari 3 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98373, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98568, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Igomu
-  Desa / kampung Mesna
-  Desa / kampung Sumuy

18. Kecamatan Babo
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98363, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98571, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Irarutu III
-  Desa / kampung Amutu
-  Desa / kampung Nusei
-  Desa / kampung Kasira

19. Kecamatan Sumuri
Kecamatan ini terdiri dari 5 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98363, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98572, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Tofoi
-  Desa / kampung Tanah Merah
-  Desa / kampung Saengga
-  Desa / kampung Forada
-  Desa / kampung Materabu Jaya

20. Kecamatan Aroba
Kecamatan ini terdiri dari 5 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98363, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98573, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Aroba
-  Desa / kampung Yaru
-  Desa / kampung Sido Makmur
-  Desa / kampung Wimbro
-  Desa / kampung Sangguar

21. Kecamatan Futurwar
Kecamatan ini terdiri dari 3 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98363, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98574, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Fruata / Irowutu II
-  Desa / kampung Meryedi
-  Desa / kampung Riendo

22. Kecamatan Kaitaro
Kecamatan ini terdiri dari 5 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98363, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98575, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Sara
-  Desa / kampung Warga Nusa I
-  Desa / kampung Warga Nusa II
-  Desa / kampung Tugurama
-  Desa / kampung Suga

23. Kecamatan Kuri
Kecamatan ini terdiri dari 5 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98363, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98576, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Sarbe
-  Desa / kampung Wagura
-  Desa / kampung Refideso
-  Desa / kampung Naramasa
-  Desa / kampung Obo

24. Kecamatan Wamesa
Kecamatan ini terdiri dari 4 Desa/Kelurahan, kode pos lama di Kecamatan ini adalah 98363, sedangkan Kode Pos barunya adalah 98577, berikut daftar desa yang berada di teritori Kecamatan ini.

-  Desa / kampung Wamesa I / Idoor
-  Desa / kampung Wamesa II / Yakati
-  Desa / kampung Yansei
-  Desa / kampung Mamuranu

Demikian sedikit catatan dari Admin, Artikel ini bukanlah artikel resmi dan masih memungkinkan untuk terjadi perubahan jika diperlukan nanti.


0 Jadwal Waktu Sholat di Kabupaten Teluk Bintuni



TanggalImsakShubuhTerbitDhuhaDzuhurAsharMaghribIsya'
10 September 2013 - Se04:3504:4505:5806:2112:0515:1618:0819:16
11 September 2013 - Ra04:3504:4505:5806:2112:0515:1618:0719:16
12 September 2013 - Kh04:3504:4505:5806:2112:0415:1518:0719:16
13 September 2013 - Ju04:3404:4405:5706:2012:0415:1418:0719:15
14 September 2013 - Sa04:3404:4405:5706:2012:0415:1318:0619:15
15 September 2013 - Ah04:3404:4405:5606:1912:0315:1218:0619:15
16 September 2013 - Is04:3304:4305:5606:1912:0315:1118:0619:15
17 September 2013 - Se04:3304:4305:5606:1912:0215:1018:0519:14
18 September 2013 - Ra04:3204:4205:5506:1812:0215:0918:0519:14
19 September 2013 - Kh04:3204:4205:5506:1812:0215:0818:0519:14
20 September 2013 - Ju04:3204:4205:5406:1712:0115:0718:0519:13


0 fenomena maraknya penembakan kepada anggota Polri



Seorang polisi berseragam tewas ditembak dengan luka-luka di depan Gedung KPK, Jakarta Pusat, pada Selasa malam (10/9) seperti dilaporkan Antaranews. Personel polisi pada Satuan Provost Markas Besar Kepolisian Indonesia yang terbujur kaku dengan masih mengenakan helm itu diidentifikasi bernama Brigadir Kepala Sukardi. 

Sukardi masih mengenakan helmnya, sementara sepeda motornya tergeletak di pinggir Jalan HR Rasuna Said, depan Gedung KPK. Sukardi terluka tembak di dadanya. Menurut keterangan polisi dan sejumlah saksi mata, Sukardi terkena tiga kali tembakan. Informasi dari lapangan menyebutkan, Sukardi ditembak orang tidak dikenal sesaat setelah dia menghentikan iringan truk pengangkut besi. Penembak diketahui mengendarai sepeda motor.

Polda Metro Jaya menyiarkan keterangan resmi mengenai penembakan polisi oleh orang tidak dikenal di depan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Selasa malam. "Pelaku berjumlah 4 orang dengan mengendarai sepeda motor Vixion berwarna merah," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, komisaris Besar Polisi Rikwanto melalui rilis singkat yang diterima Tempo pada Rabu pagi.

Korban, ujarnya, anggota Provost Baharkam Mabes Polri, Bripka Sukardi. Ketika penembakan terjadi, Sukardi, yang merupakan anggota satuan polisi air, mengendarai sepeda motor Honda Supra berplat nomor polisi B 6671 TXL. "Korban berpakaian dinas ketika itu," kata Rikwanto.

Menurut Rikwanto, saat itu korban sedang mengawal 6 unit truk Tronton bermuatan Elevator Part dari Tanjung Priuk menuju Rasuna Said Tower, Setia Budi. Rikwanto mengatakan bahwa korban mengalami 3 tembakan di dada dan perut. Korban dibawa ke Runah Sakit Polri Kramat Jati untuk diotopsi.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai mengakui ada dugaan bahwa serangkaian penembakan polisi dua bulan terakhir ini merupakan aksi kelompok Abu Omar. Hal ini dia sampaikan dalam wawancara khusus dengan Majalah Tempo, akhir Agustus 2013 lalu.

Menurutnya, ada kemiripan antara satu insiden penembakan dengan yang lain. "Peluru itu kan bisa dilihat dari selongsongnya, proyektilnya. Ada identitas di situ. Dari situ dilihat ada kemiripan," katanya.  Meski begitu, Ansyaad menolak memastikan bahwa polisi menemukan ada tulisan PNP (Philippine National Police) pada peluru di tempat kejadian perkara. "Detail seperti itu tak bisa dijelaskan," katanya.

Ciri-ciri di peluru itulah yang membuat polisi menduga kelompok Abu Omar terlibat. Pada 2011, Abu Omar ditangkap karena memasukkan senjata dari Filipina. "Abu Omar sudah terlalu banyak terekam jejaknya. Dia pengendali. Dia yang hendak membunuh Menteri Pertahanan Matori Abdul Djalil," kata Ansyaad.

Abu Omar juga terlibat pengeboman Masjid Istiqlal pada akhir 1990-an. Setelah jaringan teroris dilumpuhkan di banyak tempat, kata dia, Abu Omar berusaha membangun sisa jaringan lama di Jakarta dan sekitarnya. "Dia punya banyak kaki tangan. Misalnya ada Abu Roban, Qodrat, dan Sofyan. Mereka membentuk kelompok baru," kata Ansyaad lagi. Kelompok inilah yang berhubungan dengan kelompok teroris di Sulawesi Selatan, Poso, dan Bima.

Menurut Ansyaad, untuk bertahan, kelompok Abu Omar membentuk kelompok-kelompok kecil. "Kami sebut sel atau halaqoh. Dua-tiga orang bikin satu halaqoh. Orangnya itu-itu juga, tapi mereka pun merekrut orang baru," katanya. Di sekitar Jakarta, kata dia, ada belasan kelompok seperti itu.

Di sisi lain, Wakil Kepala Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Oegroseno, menegaskan, pihaknya meningkatkan kemampuan intelijen menyusul penembakan personel polisi beridentitas Brigadir Kepala Sukardi, di depan Gedung KPK, Jakarta, Selasa malam. 

Sukardi adalah korban kelima penembakan misterius oleh kawanan tidak teridentifikasi yang hampir seluruhnya terjadi di lingkungan Kepolisian Daerah Jakarta Raya. 

Oegroseno, dalam wawancara dengan satu stasiun televisi nasional, menyatakan, "Saya tidak bisa sembarang memberi pernyataan. Yang jelas kami telah memerintahkan personel jangan bergerak sendirian."

Sementara itu seorang pengamat terorisme Al Chaidar, kepada stasiun televisi Metro TV, mensinyalir kelompok terorisme berada di balik penembakan polisi ini.

Sementara itu, LBH Keadilan mendesak Polri rutin mengaudit peredaran senjata api yang digunakan  masyarakat, Polri dan TNI.

"Siapa pun pelaku penembakan tersebut dan penembakan-penembakan yang belakangan ini marak terjadi merupakan akibat dari tata kelola peredaran senjata api yang nirakuntabilitas. Tanpa akuntabilitas yang serius, peristiwa penembakan akan terus berulang," kata Koordinator Advokat Publik LBH Keadilan Ahmad Muhibullah, dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu.

Dia menilai rangkaian penembakan polisi itu telah mengikis rasa aman masyarakat. "Aparat kepolisian yang memiliki senjata saja menjadi sasaran penembakan, apalagi masyarakat biasa," katanya.

Berdasarkan catatan LBH Keadilan, penembakan Selasa semalam merupakan yang kelima sepanjang tahun 2013. Pada 7 Juni, penembakan terjadi di Kediri dengan korban Bripka Didik Puguh. Pada 27 Juli, terjadi di Jl. Cirendeu Raya, Ciputat dengan korban Aipda Fatah Saktiyono. 7 Agustus, terjadi di Depan RS Sari Asih, Ciputat, dengan korban Ipda Dwiyanto. Jumat 16 Agustus, Bripda Kus Hendratma dan Bripka Ahmad Maulana menjadi korban penembakan di Pondok Aren, Ciputat.

Mengapa Polisi yang jadi Target?

Anggota Komisi III DPR RI Eva Kusuma Sundari mengatakan, penembakan terhadap anggota kepolisian merupakan upaya kelompok teroris untuk melayangkan ancaman terhadap simbol-simbol negara. Menurutnya, kelompok ini mengincar polisi karena Polri merupakan simbol negara di bidang keamanan. Dengan menembak polisi, kata Eva, masyarakat akan lebih merasa diteror karena Polri tak lagi punya kekuatan.

Eva juga berpendapat terulangnya lagi kasus penembakan terhadap polisi menunjukkan ancaman terorisme di Jakarta masih nyata. "Sungguh menyesakkan dada, melihat para kopral bergelimpangan jadi sasaran tembak jaringan teroris yang beroperasi seperti rantai terputus. Ini menegaskan bahwa ancaman terorisme masih nyata," katanya kepada Antara, Rabu pagi, menanggapi kasus penembakan Bripka Sukardi.

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu mengaitkan penembakan Bripka Sukardi dengan penemuan 51 peluru tanpa pemilik di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (23/8). "Patut dikaitkan dengan modus baru operasi jaringan teroris saat ini," katanya seraya berharap ada strategi baru untuk menghadapi modus baru ini.

"Saya berharap kerja intelijen antarinstansi keamanan, baik Badan Intelijen Strategis (Bais), Badan Intelijen Negara (BIN), maupun Densus 88 Antiteror Mabes Polri, diintensifkan untuk mempersempit ruang gerak teroris sehingga menjadi pencegahan yang efektif," ucapnya.

Eva juga memandang perlu isolasi ketat para narapidana "ideolog" yang saat ini menjadi penghuni lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan sehingga bisa memutus rantai komando para pengikut mereka di luar lapas/rutan. "Tidak mungkin operator/eksekutor bertindak tanpa komando dari para ideolog," katanya.

Sementara itu, Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Mustofa B Nahrawardaya mengatakan terdapat beberapa pihak yang kemungkinan bertanggungjawab terhadap tewasnya Bripka Sukardi setelah dirinya mendapati tiga kali tembakan dari orang tak dikenal.

"Ada kemungkinan beberapa pihak yang menjadi paling bertanggung jawab atas insiden penembakan di dekat Kantor KPK (Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta)," kata Mustofa kepada Antara di Jakarta, Rabu dini hari.

Menurutnya, pihak pertama adalah sesama korps polisi. Alasannya pada tahun lalu terdapat 600 polisi dipecat dengan berbagai alasan. "Terdapat kemungkinan pelaku penembakan adalah mantan satu korps yang dipecat. Tindakan mereka memiliki alasan motif balas dendam karena sakit hati," kata Staf Ahli DPR RI 2009-2014 tersebut.

Sedangkan kelompok kedua adalah gerakan misterius yang belum diketahui segala hal tentang mereka. Sementara itu, kelompok ketiga adalah oknum jaringan pengedar narkoba yang sedang melancarkan serangan balasan atas tertangkapnya dan tereksekusinya sejumlah rekan satu jaringan.

Dan pihak terakhir atau keempat adalah kelompok teroris yang mengkambinghitamkan pelaksanaan Miss World di Indonesia yang baru saja memulai ajangnya pada pekan ini.  (IRIB Indonesia/Antaranews)


 
Kembali Ke Halaman Atas Copyright © 2012 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by HackTutors