Home » » < Lagi-lagi Polisi Ditembak OTK > Korban Nyambi Demi Kuliah Anak

< Lagi-lagi Polisi Ditembak OTK > Korban Nyambi Demi Kuliah Anak

Penembakan Polisi, Korban Nyambi Demi Kuliah Anak 
TEMPO.CO, Jakarta - Istri anggota Provost Baharkam Mabes Polri, Bripka Sukardi, 46 tahun, yang tewas tertembak di Rasuna Said, Tirta Sari, mengaku tidak mengetahui suaminya mengawal enam truk bak terbuka yang membawa elevator parts untuk proyek Rasuna Tower. "Saya tahu bapak beberapa kali suka ngawal begitu, tapi saya tidak tahu kalau malam bapak ngawal juga," ujarnya di Aula Asrama Polri, Cipinang Baru, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu, 11 September 2013.

Menurut Tirta Sari, suaminya harus mengambil kerja sampingan karena gajinya sebagai anggota Kepolisian kurang mencukupi. "Anak pertama kan sudah kuliah, jadi bapak sering cari tambahan untuk biaya kuliah," ujarnya sambil memeluk anak keduanya, Devi yang tengah terisak.

Anak pertama Bripka Sukardi, Upi kuliah semester tiga di STMT Trisakti, Kebon Nanas, Jakarta Timur. Sementara Devi, puteri kedua duduk di Kelas 2 SMP Setia Bhakti, Cipinang dan sang anak bungsu, Adi, duduk di kelas 2 SDN 02 Pagi, Cipinang.

Bripka Supardi tewas ditembak di jalan Rasuna Said persis depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa, 22.20 WIB. Dia terkapar di tengah jalan khusus motor, dengan luka tembakan di perut bagian kiri yang terlihat dari rembesan darah di seragamnya.

Saat itu, Sukardi sedang mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi B-6671-TXL sendirian. Pria yang memulai karier kepolisian dari pangkat tamtama itu mengawal enam truk bak terbuka yang membawa elevator parts untuk proyek Rasuna Tower.

Sumber: tempo.co

0 komentar:

Poskan Komentar