Home » » Inilah Penembak Brutal di Premier Batman

Inilah Penembak Brutal di Premier Batman


imageEntah apa yang ada di dalam pikiran James Holmes (24), pelaku yang menembak para penonton film 'The Dark Knight Rises' di Colorado, AS. Konyolnya, kepada polisi, mahasiswa S2 yang dikeluarkan dari Universitas Colorado-Denver fakultas ilmu syaraf ini mengaku sebagai Joker, musuh Batman.
"Aku adalah Joker," seloroh Holmes kepada petugas kepolisian Aurora seperti dilansir ABC, Sabtu (21/7).
Komisioner Polisi New York, Raymond Kelly, mengatakan tersangka telah mencat rambutnya dengan warna merah, dan mengatakan kepada polisi bahwa dia adalah Joker musuh Batman.
Dalam film, Joker adalah musuh bebuyutan Batman yang cerdik dan kejam. Tetapi ketika melakukan aksi sadisnya, Holmes justru memakai penutup muka seperti Bane, musuh Batman di 'The Dark Knight Rises'.
Insiden penembakan yang dilakukan pemuda itu dilakukan saat pemutaran midnight di bioskop 16 Century sekitar pukul 00.30 dini hari waktu setempat, Jumat (20/7). Pelaku menembaki penonton secara brutal dengan senjata sejenis riffle saat film 'The Dark Knight Rises' baru mulai

Pemuda Pemalu
Holmes dikenal sebagai pemuda pemalu dan suka menyendiri. Seluruh senjata dan amunisi milik James Holmes dibeli secara ilegal selama beberapa bulan. Polisi menyebut, tidak ada kaitan dengan terorisme, atau montif lain dalam penembakan ini. Holmes pun tidak memiliki catatan kriminal di Aurora.
Meskipun memiliki catatan akademik yang bagus, James Holmes dalam proses pengunduran diri dari program doktor ilmu syarat di Universitas Colorado-Denver. Keluarganya menyatakan dalam pernyataan tertulis :"Hati kami bersama dengan mereka yang mengalami tragedi ini dan kepada keluarga dan teman-temannya. Kami meminta media untuk menghormati kebebasan pribadi kami selama masa sulit ini.
Karena peristiwa penembakan ini, sejumlah sinema-sinema pememutar film Batman dijaga ketat, bahkan pemutaran perdananya di Prancis dibatalkan. Sutradara film Batman Christopher Nolan, mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan kengeriannya. "Teater film merupakan rumah saya, dan ide bahwa seseorang akan melukai orang yang tidak bersalah merupakan cara yang kejam dan menghancurkan saya," kata Nolan.

Sumber: www.suaramerdeka.com

0 komentar:

Poskan Komentar